Di zaman yang serba modern dan canggih ini masih teramat sangat banyak orang jadi pengangguran. Meskipun pada zaman ini juga beberapa bahkan ratusan mungkin ribuan sarjana dapat dengan mudah kita temukan. Tetapi dari itu semua tetap yang menjadi pokok permasalahan adalah sedikitnya lowongan kerja. Untuk itu sebagai orang yang berpendidikan dan memiliki kemauam untuk maju banyak orang yang lebih memilih menjadi wiraswata dan menjadi seorang pebisnis. Mulai dari bisnis yang kelas sederhana sampai kelas atas yang memiliki modal di atas rata - rata.
Tetapi jangan takut buat anda yang hanya memiliki modal pas - pasan. Belakangan ini Property adalah prospek yang paling bagus diantara prospek lainnya yang menjanjikan income tinggi. Anda tidak harus menjadi seorang pengembang property tapi anda bisa berkecimpung di dalamnya sebagai karyawan atau agen yang menyediakan jasa property. Gunakan dan kerahkan segala kemampuan yang kita miliki untuk mendapatkan uang yang kita butuhkan sebagai bagian dari hidup.
Mengapa Property yang kita pilih, itu dikarenakan Pertama “Property is one asset class that does both, rising in value and generating income,” hanya investasi properti yang menawarkan nilai investasi yang naik serta menghasilkan pendapatan
“Nilai properti yang kita miliki terus bertambah, selain itu kita juga bisa bisa memeroleh penghasilan dari hasil sewa properti tersebut. Oleh sebab itu, properti kerap disebut sebagai investasi yang ideal (ideal investment)
Kelebihan kedua, imbuh Ishak, properti juga merupakan satu-satunya kebutuhan primer yang dapat dijadikan investasi. Kebutuhan primer lain: pangan dan sandang, tidak dapat dijadikan investasi. Tetapi kebutuhan papan, yakni properti, dapat menjadi investasi.
Itulah yang membuat prospek bisnis properti akan terus baik. Kalaupun ada krisis, paling hanya melambat sesaat. Karena tidak akan rugi jika kita ikut berkecimpung di dunia property. Asal ada kemauan disitu ada jalan. Jadi jangan menyerah buat kalian yang belum memiliki pekerjaan tetap....

No comments:
Post a Comment